Tanda-tanda Penuaan Kulit Akibat Makan Gula


Tanda-tanda Penuaan Kulit Akibat Makan Gula

 

Tanda-tanda Penuaan Kulit yang Terjadi Akibat Terlalu Banyak Makan Gula


Kulit Anda terlihat selalu kusam, timbul kerutan atau noda kecoklatan, padahal sudah menggunakan produk perawatan mahal dan terkenal berkualitas? Mungkin masalahnya bukan pada produk yang Anda gunakan, tapi pola diet yang dijalani.

Cobalah perhatikan apa saja makanan yang Anda santap setiap harinya. Apakah lebih banyak karbohidrat seperti nasi, olahan dari tepung terigu, cake, roti, permen, cokelat atau makanan bergula dan berkarbohidrat tinggi lainnya? Jika ya, maka kemungkinan besar penyebab wajah Anda terlihat kusam dan menua adalah berbagai makanan tersebut.

Saat Anda mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi, terutama yang berjenis karbohidrat sederhana, tubuh akan mengalami proses yang dinamakan glikasi. Seperti dikutip dari Daily Mail, proses ini terjadi ketika molekul-molekul yang terbentuk akibat kadar glukosa yang berlebihan menyangkut pada kolagen. Akibatnya kolagen jadi kehilangan kemampuannya dalam menjaga elastisitas kulit.

Jaringan kolagen yang tidak sempurna akan membuat kulit jadi kendur dan menipis. Alhasil, garis-garis halus dan keriput pun bermunculan lebih cepat. Kulit kendur dan menipis biasanya lebih banyak terjadi pada bagian bawah mata, karena bagian kulit paling tipis dan halus berada di area itu dan lebih rentan kehilangan kekenyalannya.

Penuaan kulit akibat terlalu banyak konsumsi gula juga rentan terjadi di dahi. Seperti dituturkan pakar naturopati dan kecantikan kulit Nigma Talib, dahi berkaitan dengan proses pencernaan. Ketika tubuh mencerna banyak gula, keriput dan warna kulit tak rata akan jelas terlihat pada area dahi.

Terlalu banyak konsumsi gula juga bisa memengaruhi distribusi lemak. Orang yang menyukai makan nasi, roti dan makanan manis biasanya akan memiliki wajah yang kusam karena pengiriman lemak ke seluruh tubuh tidak merata. Akibatnya penyebaran lemak ke area wajah kurang sempurna, wajah pun kekurangan lemak yang membuat permukaan kulit tampak kencang dan penuh.

Selain penuaan dini, konsumsi gula berlebihan turut berkontribusi menyebabkan jerawat di usia dewasa. Tingginya kadar gula dalam tubuh bisa mengganggu keseimbangan bakteri di dalam perut yang memicu timbulnya jerawat di wajah, bahu juga dada. Kalaupun tidak mengakibatkan tumbuhnya jerawat, kadar gula tinggi akan membuat kulit terlihat pucat dan kekuningan.

Hal itu terjadi karena gula meningkatkan produksi hormon insulin, yang menstimulasi produksi kortisol, yakni hormon yang dilepaskan ketika seseorang stres. Hormon ini memicu pembuluh darah di sekitar wajah menyempit, dan dalam jangka panjang bisa membuat pergantian sel, termasuk sel kulit melambat yang mengakibatkan kulit kusam.

Tanda lainnya yang paling terlihat akibat 'kecanduan' gula adalah di bagian alis. Hormon insulin yang tidak seimbang membuat kadar gula dalam darah naik dan turun secara drastis, menyebabkan stres pada kelenjar adrenal (kelenjar yang terdapat di dalam ginjal) yang bertugas mengontrol pertumbuhan rambut alis. Jika alis Anda menjadi tipis, bisa jadi itu merupakan tanda adanya gangguan pada sistem pencernaan terutama ginjal.

Jadi, jika Anda mendapati munculnya garis-garis halus dan kerutan banyak di area dahi, kulit di bawah mata mengendur, kulit kusam, timbul jerawat di wajah, kulit terasa menipis dan kompleksi wajah terlihat menguning atau abu-abu, maka kemungkinan besar konsumsi karbohidrat dan gula Anda sudah terlalu berlebihan.

Langkah awal yang bisa dilakukan adalah segera mengurangi konsumsi karbohidrat dan gula. Hindari makanan seperti cake, biskuit, jus buah kemasan, makanan olahan pabrik dan karbohidrat sederhana. Anda bisa menggantinya dengan karboidrat kompleks seperti nasi merah atau gandum utuh. Perbanyak konsumsi serat dari sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan. Untuk asupan gula, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan berserat dan kaya air. Seperti jeruk, tomat, melon, pepaya atau apel.
SHARE

Milan Tomic

Hi. I’m Designer of Blog Magic. I’m CEO/Founder of ThemeXpose. I’m Creative Art Director, Web Designer, UI/UX Designer, Interaction Designer, Industrial Designer, Web Developer, Business Enthusiast, StartUp Enthusiast, Speaker, Writer and Photographer. Inspired to make things looks better.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar